PW-LDNU Sumsel
Kabar UtamaLDNU Sumsel

Sambut HUT ke-81 RI, PW-LDNU Sumsel Ajak Masyarakat Muhasabah Diri

PALEMBANG — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pengurus Wilayah Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (PW-LDNU) Sumatera Selatan mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum kemerdekaan bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi juga sebagai kesempatan untuk melakukan muhasabah, bersyukur dan memanjatkan doa bagi keberlangsungan bangsa dan negara.

Kemerdekaan merupakan nikmat besar yang patut disyukuri. Setelah terbebas dari penjajahan kolonial, perjuangan bangsa Indonesia belum selesai. Kemerdekaan harus terus diisi dengan upaya membebaskan masyarakat dari berbagai bentuk keterbelakangan, seperti kebodohan, kemiskinan, ketidakadilan, serta ancaman perpecahan yang dapat melemahkan persatuan bangsa.

PW-LDNU Sumsel mengimbau masyarakat untuk menghidupkan rasa syukur tersebut melalui berbagai kegiatan keagamaan, seperti istighotsah, tahlilan, doa bersama, selamatan dan kegiatan sejenisnya.

Kegiatan tersebut merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus memohon agar Indonesia senantiasa diberikan anugerah yang berupa keamanan, persatuan, kedamaian dan kesejahteraan.

Ketua PW-LDNU Sumsel, KH. Abdullah Asad Basyaiban, Lc., didampingi Sekretaris LDNU Sumsel, Gus Damas Alhasy, SS., mengatakan bahwa ungkapan syukur atas kemerdekaan ini penting untuk terus dirawat sebagai tradisi dalam kehidupan masyarakat.

Menurutnya, rasa syukur tidak terbatas dalam bentuk kegiatan keagamaan saja. Rasa syukur juga bisa diungkapkan melalui tradisi masyarakat dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan seperti menggelar berbagai perlombaan, kegiatan sosial, hingga upacara bendera pada 17 Agustus. .

Makna dari semua kegiatan tersebut intinya adalah bagaimana kemerdekaan dapat diisi dengan amal dan kontribusi nyata untuk bangsa. Jangan sampai peristiwa penting bagi bangsa ini terlupakan.

“Jas Merah”, kata Bung Karno. Jangan melupakan sejarah.

Perayaan HUT Kemerdekaan, menurut PW-LDNU Sumsel, harus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan menjaga kerukunan. Masyarakat jangan mudah terprovokasi atau diadu domba oleh berbagai kepentingan yang dapat menyebabkan bangsa terpecah belah. Perbedaan pilihan, pandangan maupun latar belakang hendaknya tidak menjadi alasan untuk saling bermusuhan.

Di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks, menjaga persatuan merupakan bagian penting dari menjaga kemerdekaan. Karena itu, masyarakat perlu membangun budaya saling menghormati, saling menjaga dan memperkuat ukhuwah, baik ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah maupun ukhuwah basyariyah.

Segenap jajaran pengurus PW-LDNU Sumatera Selatan mengucapkan:

“Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Semoga NKRI senantiasa diberikan kekuatan, persatuan dan keberkahan. Semoga rakyat Indonesia hidup rukun, damai, adil, makmur dan sejahtera.”

Merdeka! Bersatu! Bersyukur!

Artikel Lainnya

Inilah Alasan Mengapa Tambakberas Jadi Tuan Rumah Muktamar 35 NU

LDNU Sumsel

Menuju Hari H Muktamar ke-35 NU dan Ujian Memasuki Abad Kedua

LDNU Sumsel

LDNU Sumsel Bangun Harokah Dakwah: Da’i Tak Lagi Pasif, Harus Proaktif

LDNU Sumsel